Fabel

Kemana Belang Bu Zebra?

Belang Bu Zebra hilang! Itulah berita terakhir dari hutan. Semua hewan sibuk mencari belang itu. Sedang bu Zebra bersembunyi dalam rimbunan pohon paling lebat, karena malu.

“Hai, bukankah itu belang Bu Zebra! Bagaimana bisa ada di tengah jalan?” kata Kelinci, yang melihat garis-garis hitam putih di atas aspal.

“Betul,” kata Kutilang. “Itu memang belang Bu Zebra. Kita harus segera mengambilnya!”

Kedua binatang itu pun bergegas menuju jalan, yang kebetulan sepi. Dengan susah payah, mereka menarik belang Bu Zebra.

“Eh, oh jangan diambil belang itu. Masih dipakai!” seru Armadilo, yang muncul dari rerumputan.

“Tapi, ini belang Bu Zebra. Kasihan, sekarang ia tidak berani kemana-mana karena tidak punya belang!” seru Kelinci.

“Oh, aku tidak bermaksud membuatnya sedih. Tapi, belang ini benar keperluanku,” kata Armadilo.

“Untuk apa?”

“Kami, para Armadilo, harus menyeberangi jalan untuk mendapatkan makanan yang cukup. Beberapa hari lalu, temanku terserempet mobil saat menyeberang.”

“Dan kau mengambil belang Bu Zebra, untuk membuat zebra cross!” tebak Kutilang.

“Ya, kau benar. Aku pernah melihat manusia menyeberang, di tempat seperti ini. Dan, mereka tidak pernah celaka.”

“Tapi, Bu Zebra membutuhkan belang ini,” kata Kutilang.

“Oh, bagaimana ya? Kalau begitu, bolehkah aku menyewa belang ini, selama beberapa waktu?” tanya Armadilo.

Kutilang dan Kelinci mengangkat bahu, tanda tak tahu.

“Aku punya ide. Kalau cuma ingin menyeberang, kenapa tidak lewat bawah saja?” seru Kelinci.

Armadilo dan Kutilang saling berpandangan, tak mengerti. Tapi kelinci tak peduli. Ia mulai bekerja, menggali dan menggali.

Kutilang dan Armadilo terkejut, saat melihat kepala Kelinci menyembul di seberang jalan.

“Bagaimana?” seru Kelinci.

“Asyik … Ini akan menjadi terowongan penyeberangan yang aman, bagi Armadilo,” seru Armadilo gembira.

“Setuju!” sambut Kutilang.

Sejak saat itu, Armadilo menyeberang jalan melalui terowongan buatan Kelinci. Binatang-binatang lain pun, ikut menggunakannya. Sedangkan Bu Zebra, ia sudah mendapatkan belangnya dan tidak pernah kehilangan lagi. @@@

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s