Fabel

Siapa Yang Paling Hebat

Hasil gambar untuk gambar kartun binatang lucu

Diatas sebuah pohon cemara, tinggallah induk Burung Manyar dan kedua anaknya. Setiap pagi, dia memberi makan dan merawat mereka, dengan sangat baik. Ia sangat bangga, karena berhasil membangun sarang yang sangat nyaman, untuk mereka.

“Betapa hebatnya aku, karena pandai membuat sarang yang sangat indah untuk anak-anakku,” kata Burung Manyar dengan bangga. Setelah itu dia melihat laba-laba yang sedang membuat jaring.

“Hai, Bapak Laba-Laba, senang sekali bisa melihatmu. Ngomong-ngomong apa yang kamu lakukan?” tanya induk Burung Manyar.

“Aku sedang menyelesaikan jaring-jaringku,” jawab Laba-Laba.

“Sepertinya jaring-jaringmu sangat rapuh dan tidak cukup aman untuk keluargamu,” ejek Burung Manyar sambil tersenyum sinis. “Dibandingkan dengan jaring-jaringmu, sarangku lebih indah dan aman. Sarangku juga hangat. Tentu saja, aku kan arsitek hebat.”

“Tapi, bukankah sarangmu sangat mudah tertiup angin kencang, seperti kejadian minggu lalu? Dan lihatlah, meski pun ada angin kencang, tapi jaringku tidak rusak. Lagi pula, aku tidak butuh keluar rumah untuk mendapatkan makananku. Serangga bodoh akan menjadi makananku, setelah dia melekat di jaringku. Jadi, aku rasa, akulah yang paling hebat,” balas Laba-Laba dengan ketus.

Mereka terus berdebat, sampai akhirnya atas usul Laba-Laba, mereka pergi ke rumah Ayam Jago. Mereka akan meminta bantuannya, guna menyelesaikan masalah itu. Di perjalanan, mereka bertemu dengan Bunglon.

“Hai, teman-teman, kalian mau pergi kemana?” tanya Bunglon.

“Kami akan menemui Ayam Jago. Kami ingin dia memutuskan, siapa yang paling hebat diantara kami,” jawab Burung Manyar.

“Aku mengerti. Tapi, aku rasa, akulah yang paling hebat dibandingkan dengan kalian. Aku bisa menyesuaikan warna kulitku, dengan tempat yang aku tinggali. Jadi, akulah yang paling hebat,” kata Bunglon dengan sombong.

Sekarang, ketiga binatang itu sibuk berdebat. Mereka yakin, lebih hebat dari yang lain. Mendengar suara rebut di depan rumahnya, Ayam Jago membuka pintu dan melerai. Ia kemudian menanyakan penyebab pertengkaran itu. Burung Manyar pun menjelaskan pada Ayam Jago, tentang alasan mereka bertengkar.

“Sebenarnya, tidak ada yang lebih hebat dari kalian semua, kecuali aku. Dengar, tanpa aku, kalian tidak akan dapat bangun pagi hari. Dengan kokokanku yang sangat indah, aku meminta matahari untuk menyinari bumi,” kata Ayam Jago dengan bangga.

Perselisihan semain memanas, saat Kancil melewati mereka dan berkata, “Hai, kawan-kawan. Tidakkah kalian tahu, bahwa akulah yang paling hebat? Aku pernah menipu Buaya dan Singa dengan mudah, saat mereka mencoba membunuhku!”

Keempat hewan tersebut tidak lagi mendengar perkataan Kancil. Perdebatan mereka yang sangat lama, membuat tenggorokan mereka sakit. Mereka sangat lelah, tapi masih yakin, bahwa dirinya paling hebat.

Akhirnya malam pun tiba. Perlahan-lahan bintang-bintang muncul di langit. Kelima hewan itu berhenti berselisih. Mereka melihat dan menikmati kerlipan bintang-bintang.

Dengan kerlipan bintang-bintang dan sinar rembulan yang lembut, membuat pemandangan di hutan nampak sangat indah.

“Betapa indahnya malam mini. Tapi aku heran, siapakah yang menggantung Bulan dan Bintang dilangit?” tanya Bunglon.

Tidak ada yang menjawab. Mereka semua kagum dengan Bulan dan Bintang yang mereka lihat. Mereka mulai bernyanyi dan menari dibawah cahaya Bulan yang indah. Mereka tidak lagi berselisih. Mereka membuat kesimpulan, bahwa tidak ada yang lebih hebat diantara mereka. Yang paling hebat hanyalah satu, yaitu yang menggantung Bintang dan Bulan di langit. @@@

 

Mentari, Edisi 409 Tahun 2007

10 thoughts on “Siapa Yang Paling Hebat”

      1. ho oh, gimana sih, yang nulis kok baru nyadar?? wk wk..
        Waktu aku baca dari atas, aku mikir nih hewan pasti akan dimakan oleh hewan lain yang lebih besar. Karena penuturannya mulai dari binatang kecil kemudian besar,eh ternyaataaa..

        Like

      2. Maklum waktu itu masih sibuk gitu…. jadi asal bacanya

        Kalau binatang kecil dimakan binatang besar sudah biasa kan. Kalau cerita nih beda ide gitu 😁😁

        Like

      3. pernah baca dimana gitu, ada yang seperti ini, terus pada akhirnya daripada mereka meributkan mengenai kekuatannya, langsung aja dimakan oleh yang paling besar.

        Like

  1. Fabel yg keren ya, akhirnya mereka mengakui bahwa mereka bukan yg paling hbat. Sebuah refleksi utk kita smua spy jngn merasa diri paling hebat atau mnyombongkan diru.

    Btw, ini Cerpen utk anak2 SD kan? Keren dech pokoknya, edukatif memang.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s