Dongeng

Buah Semangka An-Tiem

Hasil gambar untuk gambar kartun bercocok semangka

Sebuah negeri dalam keadaan perang. Penduduk di beberapa provinsi, tidak mau mematuhi Raja. Raja kemudian meminta putranya yang bernama Pangeran An-Tiem, untuk memimpin pasukan guna menyerang pemberontak. Namun, Pangeran An-Tiem menolak. Ia membenci peperangan dan segala bencana, yang ditimbulkannya.

Karena An-Tiem tidak mau memimpin perang, ia harus meninggalkan negeri itu. Ia dibawa kesebuah pulau yang jauh. Istrinya diperbolehkan menemaninya. Para pengawal meninggalkan mereka berdua di tempat yang sepi, hanya dengan beberapa peralatan dan sedikit makanan saja.

Pangeran An-Tiem dan istrinya tidak kehilangan semangat. Mereka membangun sebuah gubuk. Mereka menggarap tanah dan mencoba melupakan rasa lelah.

Pada suatu hari, seekor burung datang dan hinggap di cabang pohon, di pinggir ladang.

Ia membawa sebutir benih dalam paruhnya dan meletakkannya di tanah, yang baru saja dicangkul. Pada saat itu, hujan mulai turun.

An-Tiem dan istrinya melanjutkan pekerjaan mereka, tanpa menyadari adanya tanaman yang keluar dari tanah. Tanaman itu tumbuh dan menyebar, memberi buah yang besar berwarna hijau.

Pagi harinya, ketika An-Tiem keluar dari rumahnya, ia menjerit karena terkejut. Ia berteriak memanggil istrinya. Mereka lalu mencoba rasa buah tersebut. Ternyata enak sekali, segar dan manis.

Ketika seorang pedagang singgah di pulau itu, mula-mula dia menolak mencicipi buah yang tak dikenal tersebut. Tetapi, setelah melihat dan menirukan An-Tiem melahap buah itu, dia pun merasakan enaknya buah tersebut. Ia memutuskan membeli buah itu banyak-banyak. Kapalnya kemudian penuh dimuati buah asing itu. Pedagang pulang ke negerinya. Ia membawa jenis buah baru itu, ke istana.

Raja kemudian mengundangnya, untuk mengetahui lebih banyak tetntang buah itu. Pedagang bercerita tentang dua orang muda mudi penuh semangat, yang tinggal di sebuah pulau kosong.

Mendengar cerita itu, Raja merasa sangat menyesal telah membuang putranya sendiri. Ia lalu memanggil An-Tiem dan istrinya pulang. Ketika Pangeran An-Tiem dan istrinya tiba di istana, Raja pun mengadakan pesta besar-besaran.

Kini, buah yang berwarna hijau itu dikenal orang sebagai semangka. Sayang, letak pulau tumbuhnya tidak diketahui lagi. Sedangkan An-Tiem sekarang dikenal sebagai Vietnam. @@@

 

 

Mentari, Edisi 393 Tahun 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s